Sabtu, 27 Mei 2017

Suka Olahan Kambing? Kamu Wajib Ke Kambing Bang Hoody



Siapa yang suka makan kambing? Saya rasa sih banyak ya yang suka. Selain tekstur dagingnya yang beda, khasiat daging kambing juga jadi salah satu alasannya. Buat laki-laki, katanya kalau makan daging kambing bisa nambah stamina. Buat yang punya darah rendah, daging kambing ampuh banget naikin tensi darah. Tapi buat yang punya darah tinggi, katanya sih disarankan untuk ngga makan daging kambing. Entahlah yang terakhir itu bener atau ngga -____-

Kalau saya pribadi nih, ya bisa dibilang ngga terlalu suka. Bukan berarti ngga makan daging kambing sama sekali. Ya, asal nyobain aja terus udah. Sebenernya saya juga ngga terlalu suka sama daging, termasuk daging sapi dan kerbau. Ada alasannya kenapa saya ngga suka. Selain butuh tenaga buat makan daging, saya pernah punya pengalaman buruk pas makan daging sapi. Jadi, waktu itu saya makan daging sapi tiba-tiba saya dapat daging yang masih bau sapi -______- seketika itu saya muntah dan jadi trauma sama daging. 



Balik lagi ke daging kambing ya. Saya ngga terlalu suka sama daging kambing karena baunya yang khas banget. Kadang baunya itu ngga ilang-ilang. Suka sebel aja gitu sama bau kambing. Nah, beberapa waktu yang lalu saya diajak nyobain menu kambing di Warung Kambing Bang Hoody, Pondok Indah. Dalam hati bilang 'wayolohh cii, makan kambing lohhh' sambil agak deg-degan gitu sayanya :p 

Saya udah ngebayangin baunya kambing yang aduhai bikin mabok. Apa saya sanggup nyobain menu-menunya yang katanya serba kambing. Ya iyalah, namanya juga warung kambing. Kalau nyari soto mie ya ngga bakal ada. Akhirnya, siapin mental kan ya buat nyobain menu serba kambing Bang Hoody. 

Masuk ke warungnya, langsung disuguhi interior warna merah yang meriah. Ini kaya menunjukkan kalau makan kambing, efeknya bisa jadi membara gitu kali yaa. Eh, tapi ngga tau juga sih. Kemarin itu ngga sempet nanya kenapa warungnya dicat warna merah :). Warung Kambing Bang Hoody ini jadi satu sama Warung Dim Sum, Pondok Indah.

Asal Cuaca Bersahabat, Makan di Outdoor Enak loh :)
Ruangan di Lantai 2, Ada ACnya

Warungnya ini punya 2 lantai dan saya milih untuk duduk di lantai 2. Alasannya karena ngajak 3 krucil yang suka protes kalo gerah :) Ruangannya lebih nyaman karena ada ACnya dan kayanya lebih private aja. Selain ruangan berAC, ada ruangan outdoor juga. Jadi ya tinggal pilih mau makan di area mana. Dan, yang ngga kalah penting nih, warung Kambing Bang Hoody punya Mushala yang nyaman. Lengkap sama pendingin ruangannya, bikin shalat jadi nyaman pokoknya.

Mushala

Menu yang ada di Kambing Bang Hoody ini emang semuanya serba kambing. Tapi, jangan harap nemuin menu sate kambing yang konvensional pake tusukan itu loh. Karena, menu yang diolah sama Bang Hoody (owner) ini semuanya unik dan ngga akan kita temuin di manapun. Serius. Total ada 21 menu kambing dan semuanya antimainstream menurut saya. Ditambah nama menu yang dipilih sama Bang Hoody ini unik-unik juga. 

Buat penggemar kambing, kayanya surga banget bisa nemuin makanan serba kambing yang anti mainstream. Supaya ngga penasaran, saya kasih bocoran menunya yaaa, siap-siap nelen air liur :) 

Note : Karena menunya sampai 21, saya ngga tampilin semua yaa fotonya. Takut pada mabok kebanyakan foto 😉


Portugal, 78K

Nama menunya Portugal. Unik kan yaa namanya. Portugal ini olahan kambing yang inspirasinya dari chicken piri-piri, yaitu masakan khas portugal. Diolah pakai bumbu lokal tapi ngga menghilangkan ciri khas masakan portugalnya. Menu yang ini pedes banget menurut saya. Liat aja biji cabe plus cabe glondongan itu, seuhah lah pokonya. Portugal disajikan sama acar buat penetral.

Concin, 68K

Nama menunya ini ngga kalah unik, Concin. Saya lupa kenapa menu ini dinamain Concin. Menu ini adalalah daging kambing tanpa tulang yang dimasak dengan bumbu rahasia. Lalu disajikan sama kentang goreng, telur orak arik, keju melted, brown sauce yang dibuat sendiri, lada hitam, bawang bombay, dan tomat bakar. Tampilan keju yang melted itu menggoda sekali.

Nasi Beruang, 38K

Nama menunya adalah Nasi Beruang. Hayoo, apa yang ada dipikiran mentemen pas tahu nama menunya? Jangan mikir kalau nasinya dicampur sama susu merek beruang yang lagi ngehits-gara-gara-banyak-yang-lagi-jadi-buzzernya itu yaa :) Nasi Beruang ini merupakan olahan nasi panggang yang diisi sama potongan daging kambing. Nasinya diolah pakai bumbu khas timur tengah yang wangi. Ada tambahan mozarela sebagai topingnya. Dibungkus pakai alumunium foil supaya pas dipanggang, bumbunya bisa meresap sempurna.

Nasi Goreng 1001 Malam, 28K

Masih berbahan dasar nasi. Menu yang satu ini namanya Nasi Goreng 1001 Malam. Widihh, macam dongeng yaa kak. Nasi Goreng 1001 Malam ini merupakan nasi yang diolah dengan bumbu khas India tapi dipadupadankan sama bumbu lokal. Tetep ya ada potongan dagingnya. Yang istimewa adalah nasi goreng ini dimasak pakai susu sapi loh. Ya, silakan bayangkan gimana rasanya :)

Jokan, 78K

Nah, ini yang ngga kalah unik. Nama menunya Jokan dan ternyata nama menunya ini daimbil dari nama Joko Anwar :p Ada yang kenal siapa itu Joko Anwar? Silakan googling lah ya. Jadi, Bang Hoody ini emang berteman dengan Joko Anwar dan ya gitu deh, menunya malah dinamanin sama nama temennya sendiri.

Jokan ini dimasak menggunakan gentong ((gentong)) kecil yang dipanggang dalam oven bersuhu tinggi. Daging kambing yang ada tulangnya itu dimasak pakai bumbu campuran antara bumbu khas western, oriental, dan timur tengah.

Pacino, 51K

Nama menunya Pacino. Saya sempet mikir, wah ini jangan-jangan kambing dicampur sama cappucino :p ternyata ngga sodara-sodara. Yakali, masa daging kambing dicampur kopi sih 😂 Jadi, Pacino ini adalah tumisan daging kambing yang dimasak sama kacang polong, wortel, buncis, jagung, dan tomat. Keren nih karena banyak sayurannya. Pacino dihidangkan sama telur setengah matang, keju yang meleleh yummy, dan daun peterselli. 

Samsu, 49K

Menu kambing di Kambing Bang Hoody ini hampir semuanya kering (a.k.a ngga berkuah). Dari semua olahan kambingnya, cuma ini yang bener-bener berkuah. Nama menunya Samsu. Eitt, ini ngga ada hubungannya sama merek rokok itu tuh. Menu ini adalah olahan daging kambing yang direbus sama kaldu, minyak samin, dan susu. Disajikan dengan kuah yang gurih dan lezat yang pas banget kalau dinikamti pas udara dingin. Macam sop gitu ya. 

Ulek, 49K

Calling spicy lover. Uhh, menu yang satu ini beneran seuhah alias pedess banget. Liat aja cabe rawit merahnya yang masih keliatan wujudnya itu. Nama menunya Ulek. Jadi, Ulek ini adalah daging kambing tanpa tulang yang digoreng sama campuran cabai rawit merah, bawang dan rempah khas Indonesia yang diulek kasar. Ditambahin perasan jeruk limau, yang bikin menu ini jadi seger banget. Berani coba? Buat yang suka pedes, ngga boleh dilewatin lah menu yang satu ini yaa. 

Mayo, 51K

Ini olahan kambing terkahir yang mau saya share. Nama menunya adalah Mayo. Kambing dimasak dengan perpaduan bumbu rempah khas Eropa sama Timur Tengah. Kambing yang sudah dimasak dengan bumbu itu lalu disiram dengan campuran spesial mayonnaise, kismis dan keju. Rasanya? bayangkan sendiri aja yaa 😊

Selain olahan kambing, warung Kambing Bang Hoody juga punya olahan mie (cepat saji). Menu ini cocok buat anak-anak atau buat mereka yang ngga mau makan daging kambing yang terlalu banyak. 

Mie Samsu, 28K

Nama menunya adalah Mie Samsu. Mie ini dimasak dengan mentega, minyak samin, dan susu. Ada tambahan jeruk limau yang bikin rasanya jadi gurih dan segar. Mie Samsu ini ngga pakai daging kambing, jadi cocok lah ya buat yang ngga mau makan kambing. 

Mie Burma, 28K

Buat yang hobi makan mie goreng, menu yang satu ini boleh banget dicoba. Namanya Mie Burma. Terinspirasi dari kunjungan Bang Hoody ke Myanmar dan dia memodifikasi mie tek-tek yang biasa aja, jadi lebih istimewa. Menu ini jadi favoritnya anak-anak saya saat makan di warung Bang Hoody. Rasanya gurih dan ngga pedas. 

Mie Kari, 28K

Olahan mie yang terakhir adalah Mie Kari. Dari namanya kita udah bisa nebak bumbu yang dipakai dan bayangin rasanya. Mie Kari ini mie rebus yang dimasak dengan perpaduan bumbu kari dan kaldu kambing. Rasanya gurih, pedas, dan harum rempah khas kari. Makan mie ini bikin saya kangen Malaysia (lagi) hiks. Karena saat disana, makannya ngga jauh-jauh dari kari 😓😓

Ada yang ngeh ngga ya, kalau hampir semua menu yang saya share pasti ada tomatnya? Kalau menurut Bang Hoody, tomat itu sengaja ditambahkan sebagai penetral. Selain sebagai penetral, tomat punya manfaat buat mengurangi risiko prostat pada laki-laki. Makanya, laki-laki arab itu jarang ada yang kena kanker prostat karena ya setiap makan kambing (atau mungkin makan menu lain) selalu makan tomat juga. Sebenarnya selain tomat, ada bawang glondongan (utuh) yang dimasukin ke beerapa menu. Tujuannya sama, buat penetral supaya ngga terlalu pusing dan mabok karena kebanyakan makan kambing. 

Bang Hoody selaku owner dari Kambing Bang Hoody ini masih turun tangan buat masak loh. Jadi pas ketemuan itu, dia tuh masih bolak balik ke dapur. Make sure, semua menu tersaji sesuai harapan. Semua menu itu harus di plating sesuai dengan yang ada di gambar menu. Beneran loh ini. Pas nemuin menu yang ngga sesuai gambar, dia agak sedikit kecewa. Segitunya yaa. 

O iya, ada lagi yang unik nih. Jadi, Bang Hoody yang keturunan arab ini hanya pakai daging kambing dari bagian kaki (paha) kanan depan. Kalau kata Bang Hoody, bagian itu lah yang jadi favoritnya Rasulullah. 

Ini Dia Yang Namanya Bang Hoody :)

Udah separuh dari total menu yang ada di Kambing Bang Hoody yang saya share di sini. Semoga ngga ada yang mabok liat fotonya yaa. Kalau mau tahu menu lainnya, sila mampir langsung aja ke warung Kambing Bang Hoody yang ada di Pondok Indah. Atau kalau Pondok Indah kejauhan, bisa mampir ke Kambing Bang Hoody yang ada di Kemang.

Jangan ngaku suka kambing kalo belum makan di warung Kambing Bang Hoody ini. Cobain semua olahan kambingnya yang antimainstream ya 😉😉


Kambing Bang Hoody Pondok Indah 
Jalan Gedung Hijau Raya No. 7  Pondok Pinang 
Kebayoran Lama, Jakarta Selatan 12310 

Kambing Bang Hoody Kemang 
Jalan Kemang Selatan VIII No. 45 RT 08/07 Bangka 
Mampang Prapatan, Jakarta Selatan 12730




7 komentar:

  1. Kupikir uya kuya, soalnya ,mirip hihi
    Kerennowner masi terjun langsung ke dapurnya

    BalasHapus
  2. Hmmm..penasaran sama rasa jokannya .. tempatnya bersih ngga kayak tukang kambing pada umumnya... tapi memang dari harga ada beda sedikit ya

    BalasHapus
  3. Aku hampir suka semua menu kambing disana lho, sebagai penyuka daging kambing, KBH ini adalah "Surga", harus datang lagi kesana deh pokoknya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, bagi yg hobi sama daging kambing pasti surga banget.

      Hapus
  4. Wah, siap-siap darahnya naik lagi nih.

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...