Skip to main content

Setelah Keliling Negara Asia, Negara Schengen Boleh Juga


Tahun 2015 merupakan tahun dimana saya sadar, kalau ngga ada yang ngga mungkin kalau kita mau berusaha. Se-immposibble apapun Mimpi yang kita punya, ternyata bukan sesuatu yang mustahil, kalau kita mau berusaha. Mimpi masa kecil yang saat itu terlalu mahal buat diwujudkan, akhirnya bisa terwujud, karena NEKAT. Iya, saya nekat datang ke Kantor Imigrasi buat bikin paspor. Ketika ditanya petugas mau ke negara mana? Asal aja saya jawab, Singapura. Ditanya sudah beli tiket apa belum, saya jawab, segera. Dalam hati, deg-degan juga, apa iya saya sanggup beli tiket pesawat. 

Jasa Visa Schengen

Paspor di tangan, saya mulai berpikir, jangan sampai masa berlaku paspor habis, tapi ngga ada satupun cap imigrasi negara luar di paspor saya. Memberanikan diri membuka situs sebuah maskapai yang sering mengeluarkan promo, saya mulai hunting. Saat ada tiket promo, dalam hati, wah murah nih. Lalu saya menutup situs maskapai, percuma murah kalau uangnya ngga ada. Hari-hari berikutnya, yang saya lakukan adalah giat mencari job nulis, event, endorse, apapun yang berhubungan dengan blog dan bisa menghasilkan uang. Sedikit demi sedikit, hingga akhirnya uang yang saya miliki, cukup untuk membeli tiket pesawat kelas ekonomi ke Singapura. Dan, Singapura jadi negara pertama yang saya kunjungi dengan modal nekat.

Tahun-tahun berikutnya, negara-negara Asia, saya jelajahi. Iya belum semua, sih. Tapi rasanya bahagia karena akhirnya, seorang perempuan dengan mimpi keliling dunia ini, bisa menjejakkan kaki di negara selain Indonesia. Malaysia, Thailand, Macau, Hongkong, menjadi negara yang bagian kecilnya pernah saya jelajahi. Hasil menulis blog, brand review, endorse, yang saya kumpulkan, bisa ditukar dengan tiket pesawat kelas ekonomi.

Setelah Jelajah Asia, Negara Schengen Boleh Juga 

As I told di atas, kalau saya memang belum tuntas menjelajah negara Asia. Tapi, sambil terus berdoa agar misi keliling dunia bisa terlaksana, saya kepikiran buat Jelajah Eropa dulu. Jujur, Masih terdengar 'mewah' ketika ada yang bilang 'mau traveling ke Eropa'. Dalam mindset saya, wah traveling yang mahal sekali ini loh. Buat gaya traveling  backpacker seperti saya, kayanya nabungnya juga harus serius banget kalau mau ke Eropa. Tapi, seperti keyakinan saya, apapun yang kita usahakan dengan serius, hasilnya bakal kelihatan juga, kok. Meski rasanya kaya jauhhh banget gitu. 

Hal pertama yang perlu saya siapkan, ketika memutuskan buat traveling ke Eropa adalah proses pembuatan visa. Jujur, ini part menakutkan karena banyak banget traveler yang pengajuan visa Schengennya ditolak. Gimana kalau tiketnya sudah dibeli, tapi visanya ngga keluar, apa ngga nangis banget tuh :( jujur sedih.

Memang, proses mengurus Visa Schengen ini jadi part 'horor' karena sesulit itu untuk bisa sampai issued. Banyak hal yang harus benar-benar disiapkan sebelum mengajukan visa Schengen. Mulai dari dokumen finansial, itinerary yang detail, asuransi perjalanan, lebih ketat dibandingkan perjalanan ke Asia. Waktu traveling ke Singapura atau Thailand misalnya, ngga sampai ditanya berapa uang yang kita punya di rekening. Paling cuma ditanya tiket pulang, bakal menginap ke mana, dan mau kemana aja. Itupun ya sekadarnya aja. Sedangkan untuk traveling ke negara Eropa, kita tuh mesti arrange semuanya dengan baik. Terutama menyiapkan dokumen untuk mengurus Visa Schengen.

Budget yang dibutuhkan juga pastinya beda ya, antara mau liburan ke Malaysia dengan liburan ke Eropa. Ya harus realistis aja berapa kira-kira budget yang bakal kita butuhkan, even pakai gaya backpacker sekalipun. Budget buat beli tiket PP bisalah hunting yang promo, budget akomodasi bisa pakai Airbnb yang lebih affordable, dan budget untuk biaya urus visa, dan budget buat makan selama traveling.

Memilih Negara Schengen Untuk Dijelajahi

Kalau ditanya mau ke negara mana di Eropa, saya bakal jawab, Belanda. Saya merasa, Belanda ini sudah sangat familiar dengan warga Indonesia. Diaspora di sana pun juga sangat banyak. Jadi, rasanya akan lebih mudah bertemu dengan sesama WNI. Buat apa jauh-jauh ke Belanda tapi ketemuanya WNI juga? Eiitss, jangan salah, bertemu dengan WNI di negara luar itu menyenangkan loh. Kalau beruntung bertemu dengan yang humble, mereka bisa jadi tour guide kita, loh. Namanya berkunjung ke negara yang sebelumnya belum pernah dikunjungi, kagok-kagoknya mah pasti ada banget ya. Kalau ketemu dengan sesama WNI, mereka bisa menunjukkan dimana tempat-tempat yang worth it untuk dikunjungi. Even kita sudah punya itinerary, rekomendasi spot menarik dari yang sudah tinggal di negara tujuan kita, pastinya meyakinkan.

Selain Belanda, berikut beberapa negara Eropa yang bisa dikunjungi menggunkan visa Schengen, diantaranya: Austria, Belgia, Ceko, Denmark, Estonia, Finlandia, Hungaria, Islandia, Italia, Jerman, Kroasia, Latvia, Lithuania, Luksemburg, Norwegia, Polandia, Prancis, Portugal, Slovakia, Slovenia, Spanyol, Swedia, Swiss, Bulgaria, Rumania, Malta, Liechtenstein.

Nah, pas lagi coba browsing soal Schengen dan gimana mengurus visa Schengen, saya nemu satu situs dimana mereka tuh menawarkan Jasa Visa Schengen. Mereka bisa bantu urus dokumen, jadi kita ngga perlu bolak-balik which is itu bisa menghabiskan banyak waktu. Buat yang first time mau traveling ke Negara Eropa, terus masih ragu dokumennya cukup atau ngga, bisa loh coba cek di Uji Kelayakan Visa, gratis kok. 

Seperti kata orang bijak, ketika kita mengusahakan sesuatu, usahakan dengan usaha yang nyata. Ada yang dilakukan, ada progressnya. Manusia kan boleh berusaha dan berencana. Seperti harapan bisa traveling ke negara Eropa. Ngga ada yang ngga mungkin kok. Kalau sekarang masih di tahap nabung, setidaknya sudah ada usaha. Sambil belajar tentang negara Eropa yang jadi tujuan traveling. Bisa mempelajari budayanya, hal-hal menarik yang ada di sana, destinasi menarik yang layak masuk itinerary, hingga makanan khas yang wajib dicoba. One day, kalau waktunya sudah tiba, kita sudah tau mau ngapain aja di sana. Semoga, saya dan kamu, bisa menjejakkan kaki ke beberapa Negera Schengen, Negara Eropa yang sama indahnya dengan Indonesia.






Comments

Most Wanted