Skip to main content

Keliling Menyusuri Bangunan Bersejarah Dengan Open Top Tour Bus Terbuka Dari TransJakarta

Pernah lihat ngga sih, ada bus tingkat yang bagian atasnya terbuka. Bus seperti ini biasanya digunakan untuk tur keliling kota. Kalau di Singapura dan Kuala Lumpur namanya Hop On Hop Off. Busnya akan berjalan menyusuri beberapa spot-spot ikonik di pusat kota. Nah ternyata, Jakarta juga punya bus wisata dengan Atap terbuka seperti Hop On Hop Off. Namanya, Open Top Tour.

Jadi, saya dapat kesempatan buat nyobain bus terbuka, Open Top Tour. Bus ini baru diluncurkan pada December 2024. Rute pertama Open Top Tour adalah Jakarta Skyline. Nah, pada awal Oktober kemarin, Open Top Tour membuka rute baru, Jakarta Heritage.

Saya bareng teman-teman Sovlo, diajak keliling bangunan bersejarah. Untuk rute Jakarta Heritage dimulai dari Pos Bloc. Lalu, akan melintasi Gedung Kesenian Jakarta, Lapangan Banteng, Masjid Istiqlal, Gereja Katedral, Monumen National, serta Istana Negara. Ada 2 orang tour guide yang selama perjalanan akan menceritakan sejarah dari bangunan yang dilewati. Dari sejarah yang disampaikan oleh tour guide, banyak banget informasi yang baru saya tau, seperti stasiun Gambir yang sudah 3 kali ganti nama. 

Keliling Menikmati Bangunan Peninggalan Sejarah di Jakarta

Untuk bisa naik bus Open Top Tour ini, kita harus beli tiket dulu lewat aplikasi Transjakarta. Harga tiketnya Rp. 50.000 untuk perjalanan kurang lebih 1 jam. Ketika busnya datang, kita akan diminta untuk siap-siap. Tour guide akan memberikan headset yang harus dipakai selama perjalanan. Dengan headset ini, kita akan bisa mendengarkan suara tour guide dengan lebih jelas. 

Jadwal operasional bus Open Top Tour setiap hari dengan 4 waktu pemberangkatan saat weekday, dan 5 waktu pemberangkatan saat weekend. Tiket busnya hanya tersedia di aplikasi TransJakarta. Jadi, ngga dijual on the spot. 

Waktu trip layanan saat weekday diantaranya pukul 16.00, 17.30, 19.00, dan 20.30. Sedangkan untuk weekend, waktu tripnya diantaranya : 16.00, 17.00, 19.00. 20.00, dan 21.00

Bus Open Top Tour ini cukup besar, dengan daya tampung maksimal sebanyak 35 orang. Jadi nanti tour guide akan membagi giliran, siapa yang di luar Dan siapa yang di dalam. Ganti-gantian, biar semua penumpang bisa merasakan serunya naik bus dengan atap terbuka. Yang lucunya, ketika ada pohon besar, jembatan, atau marka jalan, kita akan diminta untuk menunduk, supaya ngga terbentur. Ngeri juga kalau tiba-tiba kejedot ya. 

Untuk pembelian tiket, nantinya kita bisa dapat sticker yang bisa pilih sendiri. Tadi sempat lihat juga, dapat voucher buat beli kopi. Setiap penumpang akan diberikan gelang sebagai pengganti tiket, harus dipakai ketika naik busnya.

Bus akan berangkat sesuai dengan schedule. Karena busnya untuk wisata, jadi memang ngga terlalu ngebut jalannya. Dari Pos Bloc, banyak sekali bangunan yang dilewati. Ciri khas bangunan peninggalan sejarah itu, kuat. Desain bangunannya khas Dan tegas. Wajar ya bangunannya Masih terlihat kokoh.

Untuk yang penasaran gimana serunya naik open top tour, bisa pesan tiketnya di aplikasi TransJakarta. Katanya sih perlu war dulu, untuk bisa dapat tiketnya. Yang sudah punya tiketnya, Selamat berkeling Jakarta dengan bus atap terbuka,. Nikmati pengalaman keliling kota sambil mendengar sejarah dari setiap bangunan yang dilewati. 





Comments

Most Wanted