Skip to main content

7 Tempat Wisata Gratis di Kuala Lumpur, Malaysia

Kenapa sering banget nulis soal Malaysia? Karena, Malaysia masih satu-satunya negara yang paling sering saya kunjungi. Ngga terlalu jauh dan ngga bikin culture shock atau gegar budaya. Karena Indonesia dan Malaysia itu serumpun, jadi budaya mereka pun mirip lah sama kita.

Wisata gratis di Kuala Lumpur

Untuk ke Kuala Lumpur juga tiket pesawatnya banyak yang murah. Bahkan sering banyak promo. Tinggal rajin-rajin hunting aja. Jangan lupa siapin paspor plus budgetnya juga sih, biar pas ada tiket murah ke Kuala Lumpur bisa langsung pesan deh.


Malaysia jadi negara yang ngga perlu effort banget kalau mau berkomunikasi sama warganya. Bahasanya juga mirip, ngga perlu pakai bahasa Inggris segala. Kalau mau latihan, sering-sering nonton Upin Ipin aja :p dijamin jadi jago deh. 

Di blogpost kali ini, saya mau share tentang 7 tempat wisata gratis di Kuala Lumpur, yang bisa kamu datangi. Tempat-tempat wisata ini yang memang sudah pernah saya datangi ya. Sebenarnya masih banyak tempat wisata gratis di Kuala Lumpur, tapi karena beberapanya belum pernah saya datangi, jadi ngga saya tulis.

1. Petronas Twin Tower


Spot ini, pasti akan selalu masuk ke dalam itinerary mereka yang berkunjung ke Kuala Lumpur. Kayanya belum lengkap kalau ke Malaysia, tapi belum ke Twin Tower. Sebenarnya, ke Twin Tower ya bisa kapan aja. Cuma, kalau mau lihat Twin Tower yang lebih indah, bisa datang sore jelang malam. Karena, lampu-lampu gedungnya akan menyala dan itu indah banget.

Twin Tower Kuala Lumpur

Di dalam Twin Tower ini ada perkantoran dan mall. Untuk bisa naik ke menara kembar ini, kita perlu beli tiket. Tapi ya itu kalau mau aja sih. 

Tinggi Petronas Twin Tower ini adalah 451.9 meter. Pernah menjadi bangunan tertinggi di dunia sampai tahun 2004. Setelah itu predikatnya diambil oleh Taipei 101 dan Burj Khalifa. Gedung ini memiliki 88 lantai, dengan 5 lantai di bawah tanah.

Kalau ke Petronas Twin Tower, jangan lupa foto-foto cantik ya. Waktu terakhir saya ke sana, ada beberapa anak muda yang menawarkan jasa foto. Mereka pakai fish eye buat foto, tapi hasilnya sih ngga bagus-bagus amat. Bagusan foto sendiri malah. Saya terpaksa pakai jasa mereka karena agak kasian juga, kalau ngga salah mereka minta RM10 buat jasa mereka.

Rute : Untuk bisa ke Petronas Twin Tower, bisa naik kereta menuju stasiun KLCC. Atau, bisa naik Go KL tujuan KLCC

2. Kuala Lumpur City Centre (KLCC) Park 


Spot ini lokasinya dempet sama Petronas. Tepatnya di bagian belakang. Dari namanya aja sudah jelas ya kalau ini adalah taman. KLCC Park ini cukup luas. Ada jogging track yang sering dimanfaatkan warga lokal ataupun turis untuk olahraga. Ada kursi-kursi taman yang bisa dimanfaatkan buat ngadem atau istirahat.

Yang seru, di KLCC Park ini ada waterpark buat sekadar main air. Eh bahkan bisa sambil berenang tipis-tipis sih. Buat yang bawa anak, dijamin happy banget anak-anak dibawa ke sini. Kolamnya bersih, luas, dan ada playgroundnya juga. Kalau bawa anak liburan ke Kuala Lumpur, recommended banget buat ke KLCC Park ini. 

KLCC Park Kuala Lumpur
waterpark di KLCC Park

Satu lagi yang seru, sore jelang malam akan ada Symphony of Lake a.k.a pertunjukan air mancur. Jadi, air mancurnya bakal joget-joget mengikuti lagu. Bener-bener favorit banget nongkrong di sini, sambil makan karipap dan minum teh tarik.

Dari KLCC Park, menara kembar Petronas jelas banget terlihat. Jadi bisa sambil foto-foto berlatar si menara kembar.

Rute : Sama dengan rute ke Petronas Twin Tower, karena lokasinya ya cuma sebelahan aja.

3. Batu Caves 


Batu caves ini sebenarnya adalah lokasi ibadahnya umat Hindu. Tapi jadi tujuan wisata gratis di Kuala Lumpur yang bisa dikunjungi oleh turis. Ikon Batu Caves ini adalah sebuah patung besar berwarna emas yang tingginya sampai 42 meter. Patung itu adalah patung Dewa Murungan yang jadi salah satu dewa kepercayaannya umat Hindu.

Batu Caves Malaysia


Selain ada patung Dewa Murungan, ada anak tangga warna warni yang cukup tinggi. Total anak tangganya ada 272 buah, lumayan sih kalau bisa sampai atas, pegel juga. Setelah sampai puncak, kita akan menemukan tempat ibadah umat Hindu, lengkap dengan alat ibadah mereka. Seperti bunga-bunga, dupa, dan lain-lain yang cukup bikin pusing karena baunya. 

Di sekitaran Batu Caves ada restoran dan toko souvenir. Ada juga jasa hena atau lukis tangan yang kaya orang India gitu deh.

Rute : Lokasi Batu Caves ada di daerah Gombak. Dari KL Sentral bisa naik kereta KTM Komuter lalu turun di stasiun Batu Caves.

4. Masjid Negara Malaysia


Kunjungan saya ke Masjid Negara Malaysia ini tahun 2016 bersama anak-anak. Masjid besar yang dulunya gereja, lalu diubah menjadi masjid sejak tahun 1963. Masjid ini jadi salah satu masjid terbesar di Malaysia yang dibangun di atas tanah seluas 5.2 hektar. Daya tampung masjidnya bisa mencapai 15.000 jamaah. 

Masjid Negara Malaysia
(source : Surya Hardhiyana)

Masjid Negara Malaysia ini punya desain yang unik dan cantik. Sekilas mirip rumah khas Melayu yang memiliki tonggak pada selasarnya. Ada sebuah menara yang seperti payung menguncup setinggi 245 kaki. Atap masjidnya mirip payung yang tengah terbuka. Di sekitar masjid ada kolam besar, taman, dan air mancur. Yang keren banget, ada ikon tulisan Allah yang terbuat dari plat besi. 

Di sekitaran masjid mobil-mobil yang jualan cemilan. Ada sosis, burger, dan ada buah-buahan juga. 


Rute : Masjid Negara bisa dijangkau dengan naik kereta KTM, lalu turun di stasiun Kuala Lumpur. Keluar stasiun, langsung keliatan kok menara masjidnya.

5. Dataran Merdeka (Merdeka Square)


Kalau Indonesia punya Kota Tua, nah Malaysia punya Dataran Merdeka. Ini salah satu spot yang tiap kali ke Malaysia, selalu saya kunjungi. Dataran Merdeka ini ciri khasnya adalah bangunan dengan arsitektur yang menyerupai bangunan di Inggris. Jadi, kalau ke Dataran Merdeka, berasa kaya lagi di Eropa gitu deh.

Dataran Merdeka jadi salah satu spot wisata yang paling cantik di Kuala Lumpur. Kalau difoto tuh beneran cakep banget. Even, kalau ngga punya skill foto pun, hasil fotonya tetap cantik.

Di lapangan Dataran Merdeka ada sebuah tiang bendera yang sempat disebut sebagai tiang bendera tertinggi di dunia. Ada lapangan besar yang sering juga diadakan acara-acara besar. Di sekitaran Dataran Merdeka ada Museum Musik, Kuala Lumpur City Centre Gallery. Bisa belajar soal sejarah dan budaya Malaysia. Lalu, ada museum musik dan museum tekstil.

Rute : Dataran Merdeka ini bisa dibilang ada di pusat kota. Untuk bisa ke lokasi, bisa naik monorail atau kereta. Turunnya bisa di Pasar Seni atau yang lebih dekat, yaitu stasiun Masjid Jameek.

6. Petaling Street


Petaling street ini merupakan kawasan belanja dan tempat beli souvenir atau oleh-oleh Malaysia. Ada banyak sekali toko yang jual beraneka macam barang. Ada pedagang kaki lima juga yang jualan buah, cemilan, dan banyak lagi. 

China Town Kuala Lumpur

Kawasan pecinan ini mulai buka dan ramai itu sore hingga malam. Kalau malam, kawasan ini benar-benar hidup sekali. Cuma harus berhati-hati juga ya, karena kalau malam seringnya padat sekali. Kalau beli oleh-oleh kaya magnet kulkas, totebag, gantungan kunci, harganya memang lumayan murah. 

Jadi bisa dibilang, Petaling Street ini adalah spot wisata belanja yang affordable. Banyak kedai makan juga di sekitarnya. Recommended dikunjungi kalau lagi traveling ke Kuala Lumpur. 

Rute : Petaling street ini bisa dijangkau dengan Go KL tujuan Pasar Seni. Atau, bisa naik monorail / LRT tujuan Pasar Seni. Dari terminal Pasar Seni, tinggal jalan kaki aja menuju Petaling Street.

7. Masjid Jameek Abdul Samad 


Masjid Jameek Abdul Samad atau lebih dikenal dengan Masjid Jameek, merupakan masjid tertua di Kuala Lumpur yang didirikan pada awal 1900an. Dibangun di pertemuan dua sungai utama Kuala Lumpur, yaitu Sungai Klang dan Sungai Gombak. Masjid Jameek diresmikan oleh Sultan Selangor pada tahun 1909. 

Masjid Jameek Abdul Samad

Pertama kali ke Masjid Jameek, saya terpukau sama desainnya. Sekarang sudah lebih bagus dan rapih, karena sempat ada peremajaan dan Masjid Jameek ditutup beberapa bulan. Ada dua menara merah dan putih setinggi 26.8meter yang membuat masjid ini terlihat megah.

Masjid ini bisa jadi tujuan dan dimasukkan ke dalam itinerary, karena memang sangat worth it untuk dikunjungi. Ngga sekadar untuk ibadah, tapi bisa sebagai sarana edukasi untuk mengenalkan tentang sejarah Islam di Malaysia. Untuk non-muslim, jika berkunjung ke Masjid Jameek, harus menggunakan pakaian yang sopan. Ada jubah untuk laki-laki dan penutup kepala yang bisa dipakai, sebelum masuk ke area masjid.

Rute : Masjid Jameek bisa dijangkau dengan naik LRT tujuan Masjid Jameek. Lokasi masjidnya persis di depan stasiun. Masjid ini juga dekat sekali dengan Pasar Seni, Petaling Street, Central Market, dan Dataran Merdeka.


Okay, itulah 7 tempat wisata gratis di Kuala lumpur yang bisa dikunjungi. Buat yang baru akan traveling ke Kuala Lumpur, boleh lah ketujuh tempat itu jadi rekomendasi. Lokasinya banyak yang berdekatan, jadi sekali jalan bisa ke beberapa tempat. Bisa menghemat waktu juga. 

Semoga bisa membantu kamu yang lagi merencanakan liburan ke Kuala Lumpur ya. 



Comments

Most Wanted